• Tentang UGM
  • IT Center
  • Perpustakaan
Universitas Gadjah Mada Magister Teknologi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Latar Belakang
    • Visi dan Misi
  • AKADEMIK
    • Dosen Pengajar
    • Mata Kuliah
    • Monitoring Tesis
  • ARSIP
    • Kegiatan
    • Berita
  • Mahasiswa & Alumni
  • GALERI
    • FOTO
    • VIDEO
  • KONTAK
  • Beranda
  • Berita
  • UGM dan Komunitas Lokal Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga di Gunungkidul

UGM dan Komunitas Lokal Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga di Gunungkidul

  • Berita, Kegiatan
  • 4 November 2026, 10.05
  • Oleh: mtpb.pasca
  • 0

Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Magister Teknologi untuk Pembangunan Berkelanjutan, bersama komunitas Omah Oerip, Resan Gunungkidul, dan masyarakat Padukuhan Wintaos, menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Diskusi Wanadesa dan Karang Kitri: Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga di Tompak Watu, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pemanfaatan pekarangan serta potensi sumber daya alam untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Diskusi menghadirkan tiga narasumber, yaitu Pak Ir. Agus Prasetya, M.Eng.Sc., Ph.D. dari UGM, Pak Edi Padmo dari komunitas Resan Gunungkidul, dan Pak Gayut dari komunitas Omah Oerip.

Dalam pemaparannya, Pak Agus memperkenalkan kembali konsep Karang Kitri melalui istilah yang lebih relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini, yaitu ketahanan pangan keluarga. Konsep ini mengajak masyarakat untuk melihat pekarangan bukan sekadar ruang di sekitar rumah, melainkan sebagai potensi yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Pak Edi Padmo kemudian mengangkat pentingnya ketahanan pangan bagi masyarakat Gunungkidul dengan menyoroti warisan pengetahuan leluhur dalam memanfaatkan sumber daya alam. Ia menyampaikan bahwa potensi alam di sekitar masyarakat kerap belum dimanfaatkan secara optimal karena orientasi pemenuhan kebutuhan hidup semakin bertumpu pada aspek ekonomi. Melalui pengenalan konsep Wanadesa, ia juga menekankan pentingnya memadukan ilmu titen atau pengetahuan lokal yang diwariskan turun-temurun dengan ilmu pengetahuan dan praktik yang berkembang saat ini.

Sementara itu, Pak Gayut membagikan pengalaman membangun ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan. Ia menyoroti pentingnya mempertahankan dan mengembangkan pengetahuan leluhur mengenai kegiatan bercocok tanam, sekaligus mengeksplorasi potensi sumber daya alam menjadi produk bernilai ekonomi. Menurutnya, keterlibatan generasi penerus juga perlu diperhatikan melalui pendekatan yang menarik dan relevan, khususnya dalam mengenalkan keterampilan menanam dan mengolah hasil alam.

Dalam sesi diskusi, ibu-ibu Padukuhan Wintaos menyampaikan keresahan mengenai semakin berkurangnya minat generasi muda untuk bertani maupun menanam tanaman pangan di pekarangan rumah. Selain persoalan regenerasi, keterbatasan lahan juga menjadi tantangan karena semakin banyak pekarangan yang dialihfungsikan untuk perluasan bangunan tempat tinggal bagi anak dan cucu. Berbagai persoalan tersebut menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan keluarga tidak hanya berkaitan dengan praktik bercocok tanam, tetapi juga keberlanjutan pengetahuan lokal, ketersediaan lahan, dan keterlibatan antargenerasi. Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara UGM, komunitas lokal, dan ibu-ibu Padukuhan Wintaos diharapkan dapat menjadi langkah untuk menghidupkan kembali praktik pemanfaatan pekarangan, merawat pengetahuan leluhur, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga secara berkelanjutan.

Sebagai penutup kegiatan, peserta mengikuti praktik pembuatan kue berbahan dasar tepung sorgum yang dipandu oleh Ibu Nanik selaku Dukuh Wintaos. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengenalan potensi pangan lokal melalui pengolahan hasil alam menjadi produk pangan yang dapat dikonsumsi keluarga. Melalui rangkaian sosialisasi, diskusi, dan praktik tersebut, kolaborasi antara UGM, komunitas lokal, dan ibu-ibu Padukuhan Wintaos diharapkan dapat mendorong pemanfaatan sumber daya lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga secara berkelanjutan.

Penulis : Aliyya Fauziah

Tags: KKL MTPB SDG 1: TANPA KEMISKINAN SDG 11: KOTA DAN PEMUKIMAN YANG BERKELANJUTAN SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB SDG 15: EKOSISTEM DARATAN SDG 2: TANPA KELAPARAN SDG 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terakhir

  • UGM dan Komunitas Lokal Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga di Gunungkidul
  • Studi Lapangan Mahasiswa Teknologi untuk Pembangunan Berkelanjutan: Mempelajari Kemandirian Energi dan Komersialisasi PLTMH di Kulon Progo
  • Mahasiswa MTPB Kaji Dampak Sosial Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi melalui Pendekatan S-LCA
  • Mahasiswa MTPB Turut Berpartisipasi dalam Kegiatan “Kali Code Berdaya”
  • Mahasiswa MTPB Teliti Pemanfaatan Limbah Sawit Menjadi Bioelektrisitas dengan Teknologi Microbial Fuel Cell (MFC)

Komentar Terbaru

  • Administrator pada Diskusi Penataan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan
  • Emon pada Diskusi Penataan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan
  • Administrator pada Eceng Gondok dan Limbah Peternakan: Media Biakan Cacing Tanah yang Efektif
  • Wahyu pada Eceng Gondok dan Limbah Peternakan: Media Biakan Cacing Tanah yang Efektif

Arsip

  • November 2026
  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • April 2019
  • Februari 2019
  • April 2018
  • Maret 2018
  • Februari 2018
  • Oktober 2017

Kategori

  • Berita
  • Kegiatan
  • Mahasiswa & Alumni
  • Tak Berkategori
  • Uncategorized

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
Universitas Gadjah Mada

Magister Teknologi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Sekolah Pascasarjana 
Universitas Gadjah Mada

Sekretariat MTPB Gedung Unit 1 Lantai 3 Ruang 304 Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada

Jl. Teknika Utara, Pogung, Sleman, Yogyakarta, 55281
CP: 0819 3119 2637 (Indri) | Email : mtpb.pasca@ugm.ac.id | Instagram : mtpb_ugm | Facebook : Mtpb Pascasarjana Ugm

 

© 2019 MTPB - Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY