• Tentang UGM
  • IT Center
  • Perpustakaan
Universitas Gadjah Mada Magister Teknologi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Latar Belakang
    • Visi dan Misi
  • AKADEMIK
    • Dosen Pengajar
    • Mata Kuliah
    • Monitoring Tesis
  • ARSIP
    • Kegiatan
    • Berita
  • Mahasiswa & Alumni
  • GALERI
    • FOTO
    • VIDEO
  • KONTAK
  • Beranda
  • Berita
  • Eceng Gondok dan Limbah Peternakan: Media Biakan Cacing Tanah yang Efektif

Eceng Gondok dan Limbah Peternakan: Media Biakan Cacing Tanah yang Efektif

  • Berita
  • 13 Februari 2018, 15.59
  • Oleh: admin
  • 2

Mahasiswi MTPB, Ulan Paluti Agustina, memanfaatkan eceng gondok dan limbah peternakan sebagai bahan penelitiannya. Ia menciptakan media pengembangbiakan cacing tanah dari limbah ternak dan eceng gondok, yang memiliki potensi sebagai pencemar lingkungan dan gulma. Bahan baku yang digunakan meliputi tumbuhan eceng gondok, kotoran ayam dan sapi, sludge biogas kotoran ayam dan sapi. Sludge sendiri merupakan limbah dari pembuatan biogas berbasis kotoran ternak. Media terbaik menurut penelitiannya yaitu campuran sludge biogas kotoran ayam dan sludge kotoran sapi yang dapat mendukung pertumbuhan cacing dengan baik. Terlihat dari jumlah dan bobot cacing yang ada pada media tersebut.

Selain berfungsi sebagai media pengembangbiakan cacing, campuran eceng gondok dan kotoran ternak ini dapat digunakan sebagai pupuk kompos karena masih mengandung bahan-bahan yang dibutuhkan oleh tanaman.

Dalam kesimpulannya, Ulan menuliskan bahwa usaha budidaya cacing tanah merupakan usaha yang dapat dilakukan di masyarakat karena mempunyai nilai ekonomi. Nilai kelayakan investasinya dapat dilihat dari NPV > 0, BC rasio > 1, dan IRR lebih dari suku bunga pinjaman.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Komentar (2)

  1. Wahyu 8 tahun lalu

    Bagaimana kalau tanpa menggunakan sludge kotoran ayam atau sapi? Apa masih bisa dipraktekkan?

    Reply
    • Administrator 8 tahun lalu

      Bisa, tetapi tetap ditambahkan bahan organik, seperti kotoran ternak, sebagai sumber nutrisi cacing. Lebih jelas, dapat diakses di http://www.pasca.ugm.ac.id/v3.0/publikasi/id/prodi/9/1742
      Admin.

      Reply

Berita Terakhir

  • Mahasiswa MTPB Kaji Dampak Sosial Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi melalui Pendekatan S-LCA
  • Mahasiswa MTPB Turut Berpartisipasi dalam Kegiatan “Kali Code Berdaya”
  • Mahasiswa MTPB Teliti Pemanfaatan Limbah Sawit Menjadi Bioelektrisitas dengan Teknologi Microbial Fuel Cell (MFC)
  • Penelitian Mahasiswa MTPB Kaji Potensi Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit sebagai Sumber Energi Alternatif
  • Kuliah Lapangan MTPB Ungkap Tantangan dan Peluang Pemberdayaan Masyarakat Bantaran Kali Code

Komentar Terbaru

  • Administrator pada Diskusi Penataan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan
  • Emon pada Diskusi Penataan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan
  • Administrator pada Eceng Gondok dan Limbah Peternakan: Media Biakan Cacing Tanah yang Efektif
  • Wahyu pada Eceng Gondok dan Limbah Peternakan: Media Biakan Cacing Tanah yang Efektif

Arsip

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • April 2019
  • Februari 2019
  • April 2018
  • Maret 2018
  • Februari 2018
  • Oktober 2017

Kategori

  • Berita
  • Kegiatan
  • Mahasiswa & Alumni
  • Uncategorized

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
Universitas Gadjah Mada

Magister Teknologi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Sekolah Pascasarjana 
Universitas Gadjah Mada

Sekretariat MTPB Gedung Unit 1 Lantai 3 Ruang 304 Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada

Jl. Teknika Utara, Pogung, Sleman, Yogyakarta, 55281
CP: 0819 3119 2637 (Indri) | Email : mtpb.pasca@ugm.ac.id | Instagram : mtpb_ugm | Facebook : Mtpb Pascasarjana Ugm

 

© 2019 MTPB - Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY